Bandung secara langsung. Oleh karena itu, CEO dan Founder FBS Denis Slinkin secara khusus

melihat ke Bandung dengan mendatangi Kantor PERSIB, di

Jalan Sulanjana No.17 Bandung, pekan lalu.

Semangat ikut memajukan sepakbola Indonesia menjadi

salah satu alasan perusahaan Rusia ini bergabung dengan tim juara Indonesia Super League (ISL) 2014. Denis Slinkin

mengatakan, kerjasama dengan

klub sepakbola adalah kali pertama dilakukan.

PERSIB pun

dipilih karena merupakan tim

terkemuka yang ada di Indonesia. Selain itu, banyak kesamaan perusahaannya dengan Maung Bandung dan seolah keduanya ditakdirkan

bersama.

“Dua tahun terakhir ini, kita diberikan penghargaan oleh

Pemerintah Indonesia sebagai layanan terbaik buat masyarakat Indonesia. Sementara PERSIB

adalah tim juara, sepertinya prestasi kita seolah-olah

menakdirkan untuk menjadi pasangan. Kedua, kami berasal

dari Rusia dan bertempat di kota

kebudayaan, begitu juga Bandung. Mudah-mudahan kecocokan ini membuat kita

semakin erat dan sukses bersama,” kata Denis di Graha PERSIB.

Denis menjelaskan,

perusahaanya sudah lama berkiprah di Indonesia, bahkan

FBS sudah memiliki hampir 300 ribu pelanggan di Tanah Air. Hal itu juga menjadi alasan pihaknya menggandeng PERSIB sebagai mitra dalam memajukan sepakbola Indonesia.

Ia pun ingin, semua kliennya dapat

memahami pentingnya olahraga,

tidak hanya penikmat, namun pelaku supaya tubuh mereka dapat sehat dan bugar.

“Klien kami di Indonesia kebanyakan laki-laki dan mereka

sangat menyukai olahraga terutama sepakbola. Kami sudah lama peduli kepada Indonesia,

sebelumnya kami bangun panti asuhan, dan tahun ini kami

memulai sponsori sepakbola Klub PERSIB,” ucapnya.

Ia mengatakan, pihaknya ingin lebih mempopulerkan olahraga, sehingga banyak klien FBS bukan hanya menonton saja, tetapi ikut terlibat aktif berolahraga khususnya sepakbola. “Karena kami melihat, banyak warga

Indonesia berbakat sepakbola, hanya mungkin belum percaya dan masih berkiblat kepada

barat. Ini tidak benar, maka kami ingin mempopuliskan sepakbola di Indonesia melalui PERSIB,” ucap Denis.